Menaut Waktu. Merekam Jejak. (Threading Time. Archiving Traces.)
Sejarah Bertumbuh Disabilitas di Indonesia/
The Growing History of Disability in Indonesia
Part of Jay Afrisando’s Atelier KITLV-Framer Framed Artist in Residence 2025-26
Infografis/Infographic
Link to the infographic in sheet format.
Tautan menuju infografis dalam format sheet.
Label Karya/Work Label
Sejarah Bertumbuh Disabilitas di Indonesia/The Growing History of Disability in Indonesia
2026
Riset dan Infografis/Research and Infographic: Jay Afrisando, Terry Perdanawati, Rini Rindawati, Slamet Thohari
Desain Infografis/Infographic Design: Juan Constantine Elang Perkasa
Arsip Foto/Photo Archives: Koleksi Hans Pols, Slamet Thohari, KITLV Universiteit Leiden, Alice Dewey, National Museum of World Cultures, Tim Dokumentasi Pekan Kebudayaan Difabel 2026
EN
Disability history in Indonesia has not been fully mapped. Disability has not been deemed important as a part of Indonesian history, including in the development of cultures, politics, sciences, humanities, and environment. The lack of information on disability history in Indonesia also causes advocacies in humanities, gender, and environment issues to neglect or even discriminate the disability issues, which in fact can offer critical views in understanding social constructs and the environment, such as discrimination and inequality, and even innovations and technologies.
Sejarah Bertumbuh Disabilitas di Indonesia (The Growing History of Disability in Indonesia) attempts to map out various events and movements from different contexts. This infographic is not only presenting events that are directly connected to disability, such as cultures, medicalization, activism, law, and education, but also other events that are generally not seen from the perspective of disability, such as colonization, oppression, plagues, and pandemics.
Several terms, spellings, and capitalization are used intentionally and kept based on the historical context, including disability terminology that is currently seen as problematics and outdated, and the capitalization of d/Deaf.
This is an ongoing project and will keep growing, considering that many events, experiences, and memories have not been properly documented in Indonesia. If you have any information, documentation, and/or archive you would like to add to this growing history record, please contact us via email at jay@jayafrisando.com.
ID
Sejarah disabilitas di Indonesia belum sepenuhnya terpetakan. Disabilitas belum dipandang penting dalam sejarah Indonesia, termasuk dalam perkembangan budaya, politik, ilmu pengetahuan, kemanusiaan, dan lingkungan. Minimnya informasi tentang sejarah disabilitas di Indonesia juga membuat isu-isu advokasi kemanusiaan, gender, dan lingkungan sering kali mengabaikan atau bahkan meminggirkan isu-isu disabilitas, yang sebenarnya justru dapat menawarkan cara pandang kritis dalam memahami konstruksi sosial dan lingkungan, seperti diskriminasi dan ketimpangan, ataupun inovasi dan teknologi.
Infografis Sejarah Bertumbuh Disabilitas di Indonesia mencoba memetakan beragam peristiwa dan pergerakan dari berbagai konteks. Infografis ini tidak hanya memuat kejadian yang berkaitan langsung dengan disabilitas, seperti kebudayaan, medikalisasi, aktivisme, hukum, dan pendidikan, tetapi juga peristiwa umum yang belum banyak dipahami dari perspektif disabilitas, seperti penjajahan, penindasan, penyakit, dan pandemi.
Berbagai istilah, pengejaan, dan kapitalisasi sengaja dipakai dan dipertahankan sesuai dengan konteks kesejarahan, seperti istilah-istilah disabilitas yang sekarang dianggap problematis, ejaan lama, dan kapitalisasi t/Tuli.
Proyek ini masih dan akan tetap bertumbuh, mengingat masih banyak peristiwa, pengalaman, dan ingatan yang belum terdokumentasi di Indonesia. Jika Anda memiliki informasi, dokumentasi, dan/atau arsip yang ingin ditambahkan dalam catatan sejarah bertumbuh disabilitas ini, silakan hubungi kami melalui email ke jay@jayafrisando.com.