Deskripsi Visual & Teks Polos
the words are powerful
Dalam Menaut Waktu. Merekam Jejak., bagian dari Atelier KITLV-Framer Framed Artist in Residence 2025-26 dan GIK Exhibition Series #2
Deskripsi Karya
Kaleng cat: Sebelas kaleng cat bekas dicat ulang dengan palet warna ungu, pink, dan biru tua. Kaleng tersebut ditutup dengan kayu supaya bisa diduduki dan dialasi dengan sponatip supaya tidak berderit jika ditaruh dan digeser di lantai. Kaleng-kaleng tersebut bertuliskan kata-kata yang inklusif dan sarat pembebasan.
Tempat sampah: Tong sampah hitam bertuliskan “Buang sampah dan ableisme di sini.”
Label Karya
the words are powerful
2026
Penyusun Daftar Kata: Jay Afrisando
Desain dan Prototip Bangku: Ba(WA)yang Production
Produksi Akhir Bangku: Ayahnya Doni Arka
Media: kaleng cat bekas dan ember tempat sampah
the words are powerful merayakan inklusi dan pembebasan. Kata-kata inklusif dan sarat advokasi disabilitas dipasang di bangku yang dibuat dari kaleng cat bekas, yang menyiratkan bahwa kekuatan bisa datang dari kesederhanaan sehari-hari. Daur ulang kaleng cat tersebut juga memberikan pesan bahwa akses tidak selalu mahal—ia bisa dihadirkan melalui percakapan dan sensitivitas kita terhadap lingkungan sekitar.
Sedangkan tulisan di ember tempat sampah yang berisi anjuran untuk membuang sampah dan ableisme ke ember tersebut adalah seruan kepada pengunjung untuk membuang hal-hal yang tidak baik.