Deskripsi Visual & Teks Polos

Gores Ku untuk Mu

Dalam Menaut Waktu. Merekam Jejak., bagian dari Atelier KITLV-Framer Framed Artist in Residence 2025-26 dan GIK Exhibition Series #2

Deskripsi Karya

Lukisan berjumlah 24 buah dipajang di amblaman kayu bertingkat tiga. Secara acak, berikut penampakan lukisan tersebut:

  1. Goresan berwarna biru—mungkin air sungai—membelah dua bidang di pinggirnya yang berwarna hijau—mungkin rumput. Di pinggiran tersebut terdapat bunga-bunga merah.

  2. Mobil pickup gandeng berwarna pink bertuliskan “Lego”. Ada jalan kecil di depan mobil tersebut dan semacam awan biru di atasnya.

  3. Pohon bonsai berbatang hijau tua dan berbunga kuning dan merah. Potnya berwarna biru.

  4. Tulisan “ZIA” berwarna hitam, kuning, dan hijau di masing-masing hurufnya terpampang di bawah dua jendela bertumpuk vertikal. Di tengah terdapat garis vertikal merah dan goresan semacam kelopak bunga merah. Goresan pink dan hitam membingkai lukisan.

  5. Pemandangan langit merah dengan awan putih menyertai dua puncak gunung biru. Di bawahnya terdapat dua pohon, jalanan cokelat, dan rumput hijau gelap. Ada sedikit warna pink di rerumputan tersebut.

  6. Objek berwarna atasan putih tulang dan hijau tua. Terdapat satu kaki hitam—seolah kaki ayam. Juga terdapat tulisan dengan alfabet H, A terbalik, F terbalik, G, G, dan F.

  7. Dua cap tangan berwarna-warni. Di bawah terdapat tulisan “Andra”.

  8. Seekor kucing putih bercorak hitam duduk memandang langit malam berbulan sabit.

  9. Seekor kucing putih bercorak hitam duduk di rerumputan memandang langit cerah bermatahari oranye dan awan putih.

  10. Kuda biru keabu-abuan berponi warna-warni pelangi. Di pojok kiri bawah terdapat tulisan “Aqila”.

  11. Telapak tangan berkuku merah, oranye, hitam, dan pink nampak besar. Di sekelilingnya terdapat berbagai macam objek: boneka, bunga, permen, sketsa wajah manusia sederhana, kepala babi, kepala kucing, matahari, hati, kaleng, dan pot bunga matahari. Di pojok kiri terdapat tulisan “NADYA 2026”.

  12. Sekelompok perempuan dengan bermacam gaya pakaian: ada yang berhijab, berambut pendek, bergamis, berambut kucir, dan berbaju terusan. Terdapat bayang-bayang orang berbentuk sketsa sederhana.

  13. Panorama laut dengan horizon karang. Langit berlapis kuning dan oranye menjadi latar matahari putih yang memantul di laut. Tiga burung nampak terbang di kejauhan.

  14. Semangkok mie ayam dengan sumpit dan mienya terpajang kaku, seperti melayang. Terdapat tulisan berbahasa Cina.

  15. Berbagai objek dalam bingkai: matahari, UFO, bendera Indonesia, dan objek semacam bangunan dan dua orang.

  16. Seorang perempuan remaja berambut hitam lurus duduk di karpet hitam di atas rumput. Di samping kiri terdapat pohon sakura, sedangkan di langit putih terdapat empat burung.

  17. Kucing dan figur burung hantu Duolingo berwarna hijau. Terdapat tulisan JaPan, bendera Jepang, dan tulisan yang kemungkinan merupakan alfabet Hiragana. Semacam logo YouTube terdapat di pojok kiri atas, dan terdapat tulisan “DASNA”.

  18. Semacam lukisan laut dan daratan berwarna hijau. Langitnya kuning, kemungkinan berlatar senja.

  19. Semacam figur hewan berkaki empat, berekor keriting, tapi dengan penampakan manusia. Matahari kecil menyinari dari pojok kanan atas.

  20. Goresan objek-objek tak berbentuk konkret berwarna hijau, merah, hitam, cokelat, dan kuning tua.

  21. Malam hari di laut lepas. Ada bulan di tengah langit hitam bergores putih kecil-kecil, kemungkinan bintang. Laut semacam terbelah menjadi dua.

  22. Pot bunga merah berbatang dan berdaun hijau. Di pojok kanan bawah terdapat tulisan “Alifa” dengan huruf “a” terakhir berada pada barisan berikutnya.

  23. Tiga figur manusia yang sepertinya berbaju adat Papua. Di atasnya terdapat bentuk segilima, bulan sabit, dan lingkaran kuning-hitam.

  24. Ikan paus muncul dari permukaan laut biru. Lukisan didominasi warna biru.

Label Karya

Gores Ku untuk Mu

2026

Pelukis: Qilla, Dasha, Jingga, Alifa, Aqila, Syifa, Arka, Milan, Reyhan, Iqbal, Nadya, Andra, Nala, Bimbi, Rayna, Alisa, Fardhi, Zia, Vino

Media: akrilik di kanvas, 20 x 30 cm

Kisahku belum tentu indah untukmu, kisahmu bisa jadi lebih tertata, tapi pastinya buah coret tangan ini dipersembahkan untukmu.

Kami memang datang dari banyak perbedaan, tapi tangan kami menari bersama seirama dengan senyum canda. Tanpa berpikir corak dan perspektif, hanyalah rasa ya rasa saja.

Selamat menikmati gores rasaku.