Menaut Waktu. Merekam Jejak. (Threading Time. Archiving Traces.)
Arsip yang Bergerak
Part of Jay Afrisando’s Atelier KITLV-Framer Framed Artist in Residence 2025-26
Deskripsi Video/Video Description
EN
The dance scene begins with three dancers occupying the main space one by one. One dancer, a little person, sneaks between the audience members, trying to enter the space, but she looks like she’s struggling to follow the other dancers’ movements. Once she enters, the three dancers bully her, mocking her short stature.
The next scene features the little dancer moving alone. Once seen as depressed, she gradually gains self-esteem.
In the last scene, the three dancers enter the space again, but this time with a more empathetic attitude. They circle and dance around the little dancer. The little dancer grabs a stack of paper and throws it in the air around the dancers. They pick up some of the paper and read it. Feeling enlightened, they dance empathetically around the little dancer and move harmoniously, complementing each other.
ID
Adegan tari dimulai dengan tiga penari yang masuk ke ruang utama satu per satu. Satu penari, orang mini, menyelinap di antara audiens, mencoba masuk ke ruang, tapi ia nampak kesulitan mengikuti gerakan penari lain. Sekalinya ia masuk, tiga penari tersebut melakukan perundungan terhadap si penari mini, mengejek perawakan mininya.
Adegan berikutnya menampilkan si penari mini yang bergerak sendirian. Yang tadinya nampak depresi, ia perlahan membangun kepercayaan diri.
Di adegan terakhir, tiga penari memasuki ruang lagi, namun kali ini dengan sikap penuh empati. Mereka melingkari dan menari di sekitar penari mini. Si penari mini meraih setumpuk kertas dan melemparnya ke udara di sekitar tiga penari. Tiga penari mengambil sebagian kertas dan membacanya. Merasa tercerahkan, tiga penari menari dengan penuh empati di sekitar si penari mini dan bergerak harmonis, saling melengkapi satu sama lain.
Label Karya/Work Label
Arsip yang Bergerak/Moving Archives
2026
Koreografi/Choreography: Yayas Christy
Penari/Dancers: Yayas Christy, Devina Lisdiyanty, Dela Puspita, Rika Aprinda
Musik/Music: Jay Afrisando, Leilani Hermiasih, Rani Jambak, Hario Efenur
Mixing Engineer: Rani Jambak
Takarir/Captions: Jay Afrisando
Media: video 1-kanal dan audio stereo
EN
Arsip yang Bergerak (Moving Archives) presents a bodymind as a space for memories, experiences, and history that stay alive. A bodymind, once seen differently and discriminated against, slowly found the freedom to move, express, and celebrate its existence. In meeting other bodyminds, the boundaries between who is seen as “abled” and “unabled” blur; what remains are humans with their own traces and stories. Because archives are not always inanimate documentation—they can live in bodyminds, move from one place to another through movements, and keep finding meaning when invited.
ID
Arsip yang Bergerak menghadirkan tubuh sebagai ruang tempat ingatan, pengalaman, dan sejarah yang terus hidup. Sebuah tubuh yang pernah dipandang berbeda dan diremehkan perlahan menemukan kebebasannya untuk bergerak, mengekspresikan diri, dan merayakan keberadaannya. Dalam perjumpaan dengan tubuh-tubuh lain, batas antara yang dianggap mampu dan tidak mampu menjadi kabur; yang tersisa adalah manusia dengan jejak dan ceritanya masing-masing. Sebab arsip tidak selalu berupa benda yang diam—ia dapat hidup dalam tubuh, berpindah melalui gerak, dan terus menemukan makna ketika kembali dihadirkan.